Gubernur NTT dan Anggota DPR RI dan Kapolres Kupang, Bupati dan Wakil Bupati sementara berjalan menuju lokasi bencana, Rabu (4/1/2023) ( Foto Istimewa Humas Polres Kupang)
Metronewsntt.com, Oelamasi- Gubernur NTT Ir. Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan rombongan melakukan peninjauan beberapa titik lokasi bencana diwilayah Kabupaten Kupang, Rabu (4/1) pagi. Titik lokasi yang ditinjau Gubernur NTTT yakni Desa Nunkurus dan Desa Oelatimo Kecamatan Kupang Timur, Desa Pariti Kecamatan Sulamu dan Desa Tuakau dan Desa Naitae Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang.
Kunjungan tersebut Gubernur NTT bersama rombongan diantaranya Anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskoda, didampingi tiga orang penting di Kabupaten Kupang diantara Kepala Kepolisian Resor Kupang AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H , Bupati Kupang Drs Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, S.H, M.Th.
Dalam kunjungan ke titik lokasi bencana di Desa Nunkurus Gubernur dan rombongan diterima 156 Kepala keluarga korban luapan banjir sungai Batu Merah sedangkan di Desa Oelatimo, ia memantau langsung kondisi Jembatan yang landasannya patah diterjang banjir tanggal 1 Januari 2023 lalu.
Dan untuk Desa Pariti Kecamtan Sulamu, Gubernur NTT secara langsung melihat kondisi uungai Noelbiboko yang pada tanggal 25 Desember 2022 meluap menggenangi rumah warga di Dusun 1 hingga Dusun 4.
Selanjutnya Gubernur NTT menuju Kecamatan Fatuleu Barat memantau langsung kondisi warga masyarakat desa Tuakau dan Desa Naitae yang saat ini mengungsi di kantor Desa Naitae karena rumah mereka rusak diterjang banjir sungai Siumate pada tanggal 28 Desember 2022 lalu.
Kesempatan itu, Gubernur juga menyempatkan diri memantau Jembatan Sungai Siumate yang letaknya tak jauh dari lokasi tersebut.
Dalam lawatannya Gubernur NTT membuka ruang dialog dengan warga yang terdampak bencana , dan Gubernur NTT juga menyampaikan upaya yang akan dilakukan Pemerintah Propinsi NTT untuk membangun bendungan guna menampung air dari sungai-sungai yang ada sehingga pada musim penghujan tidak meluap seperti yang dialami tahun ini.
" Pemerintah Propinsi NTT akan mengupayakan pembangunan bendungan yang dapat menampung air sungai dan nantinya bisa dijadikan sumber pengairan bagi masyarakat dimusim kemarau," kata Gubernur NTT.
Pada kesempatan itu, Kapolres Kupang menyampaikan terimakasih atas kunjungan yang dilakukan sehingga bisa memantau langsung kondisi masyarakat serta infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir diawal tahun 2023.
" Saya mengucapkan terinaksih atas kunjungan yang dilakukan bapak Gubernur NTT, sehingga Pemprov NTT bisa mengetahui langsung kondisi masyarakat Kabupaten Kupang," terangnya.(mnt/*)