Sekda Kabupaten Kupang
Metronewsntt.com, Oelamasi – Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius S.J. Sanam, secara resmi membuka pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kabupaten Kupang pada Selasa (24 /2/ 2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Kupang, Kecamatan Kelapa Lima ini, menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang lebih profesional dan kompetitif.
Dalam sambutannya, Mateldius menegaskan bahwa seleksi terbuka ini merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang menekankan penerapan sistem merit.
Landasan hukum ini diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 dan perubahannya pada PP Nomor 17 Tahun 2020, yang mewajibkan pengisian jabatan pimpinan dilakukan secara terbuka, objektif, dan transparan. Ia menggarisbawahi bahwa proses ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan mekanisme krusial untuk memastikan setiap jabatan pimpinan diisi oleh sumber daya manusia terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, serta rekam jejak kinerja yang teruji.
Tercatat pada pelaksanaan tahun ini, terdapat delapan pelamar yang mengikuti tahapan seleksi administrasi untuk memperebutkan dua posisi jabatan pimpinan tinggi pratama. Berdasarkan hasil verifikasi Panitia Seleksi, tujuh peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melanjutkan ke tahap asesmen, sementara satu pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Mateldius menjelaskan bahwa tahapan selanjutnya akan mencakup uji kompetensi manajerial dan sosial kultural, penulisan makalah atau gagasan strategis, hingga wawancara mendalam. Di akhir proses, tiga nama terbaik untuk setiap jabatan akan direkomendasikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk ditetapkan sesuai aturan yang berlaku.
Sekda Kabupaten Kupang tersebut juga menjamin sepenuhnya independensi dan profesionalisme Panitia Seleksi dalam bekerja. Beliau menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi intervensi maupun kepentingan pribadi dalam proses ini, karena indikator utama penilaian adalah murni berdasarkan kompetensi dan kinerja.
Baginya, jabatan pimpinan tinggi bukan hanya posisi struktural, melainkan amanah besar untuk mendorong percepatan reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Asisten III Setda Kabupaten Kupang, Pieter Charles Sabaneno, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Kupang, Apri Dira Tome, serta seluruh anggota Panitia Seleksi dan Tim Penilai Kompetensi Assessment.(mnt)