WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Sinergi Pusat-Daerah: Menteri KKP Respon Usulan Pembangunan TPI Noelbaki di Kabupaten Kupang

Metronttdewa.com 25-02-2026 || 19:42:10

Bupati Kupqng, Yosef Lede

Metronewsntt.com, Kupang---Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam membangun kekuatan ekonomi maritim semakin nyata di Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah menempuh perjalanan laut dari Sulamu menuju Kota Kupang, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, bersama Bupati Kupang, Yosef Lede, tiba di Gedung Sasando pada Rabu sore (25/02/2026). 

Kedatangan rombongan ini disambut langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, guna melangsungkan pertemuan strategis yang membahas masa depan sektor kelautan di wilayah Kabupaten Kupang dan sekitarnya.

​Dalam diskusi tersebut, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan aspirasi mendesak mengenai kemandirian sektor perikanan di wilayahnya. Selama ini, nelayan di Kabupaten Kupang masih sangat bergantung pada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kota Kupang, yang terkendala oleh jarak dan efisiensi operasional. 

Sebagai bentuk langkah nyata pemerintah daerah, Bupati Kupang mengusulkan pembangunan TPI di Desa Noelbaki dan menyatakan bahwa lahan seluas yang dibutuhkan telah disiapkan, lengkap dengan proposal yang telah diajukan sebanyak dua kali. Kehadiran TPI Noelbaki diproyeksikan akan menjadi solusi strategis bagi nelayan di lima wilayah sekitar yang memiliki potensi tangkapan luar biasa.

​Menteri Sakti Wahyu Trenggono memberikan respon positif terhadap usulan tersebut sebagai bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi dari pinggiran. 

Menteri Trenggono menegaskan bahwa jika pihak swasta belum hadir di tengah masyarakat, maka pemerintah harus hadir sebagai garda terdepan. Pembangunan infrastruktur seperti TPI, tambak garam, dan budidaya rumput laut di Kupang dinilai sangat potensial untuk segera dieksekusi guna memberikan kontribusi ekonomi riil bagi masyarakat pesisir.

​Selain fokus pada TPI Noelbaki, pertemuan ini juga menguatkan komitmen keberlanjutan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulamu sebagai Proyek Strategis Nasional. 

Wakil Gubernur Johni Asadoma mengapresiasi atensi besar kementerian yang telah membantu menurunkan angka kemiskinan di NTT secara signifikan, dari 19,02% pada 2024 menjadi 17,50% pada 2025.

 Menteri KKP bahkan berjanji akan menjembatani koordinasi dengan Menteri PUPR untuk memperbaiki akses jalan di Sulamu serta ketersediaan air bersih, demi memastikan ekosistem ekonomi nelayan berjalan secara utuh.

​Langkah sinergis ini membuktikan bahwa penataan wilayah pesisir bukan sekadar wacana. Dengan data nasional yang menunjukkan adanya 12.968 desa pesisir di Indonesia, pembangunan infrastruktur seperti yang diusulkan di Noelbaki menjadi fondasi krusial bagi kekuatan ekonomi masa depan.

Pertemuan ditutup dengan semangat gotong royong antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kementerian untuk memastikan setiap potensi kelautan di NTT—mulai dari ikan, garam hingga rumput laut—dapat berkembang dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat lokal.(mnt)


Baca juga :

Related Post