WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

PSMTI NTT Gelar Kupang Lampion Food Street Market 2026: Perayaan Budaya dan Kebangkitan Ekonomi

Metronttdewa.com 07-02-2026 || 16:37:31

Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto sedang memberikan penjelasan kepada awak.media

Metronewsntt, com, Kupang – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) NTT resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan Kupang Lampion Food Street Market 2026. Mengusung tema "Harmoni dalam Keberagaman dan Kekuatan dalam Persaudaraan", acara ini dirancang untuk memeriahkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh sekaligus mendorong sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Timur.

Bertempat di Resto La Moringga Lantai 2, Sabtu (7/2/2026), ​Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi budaya Tionghoa dalam mempererat persaudaraan di NTT melalui dukungan terhadap UMKM dan hiburan bagi masyarakat umum. 

Acara ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, termasuk pada tanggal 7 dan 8 Februari 2026, berlokasi di Jalan El Tari, tepat di depan Rumah Jabatan dan Kantor Gubernur NTT. Kegiatan akan dimulai pukul 16.00 hingga 22.00 WITA dengan menyiapkan sekitar 70 hingga 80 stan UMKM di sepanjang area 200–300 meter.

​Ketua Panitia, dr. Andre, menekankan bahwa event ini merupakan ruang kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak mulai dari PSMTI, Hakka, Inti, hingga pemerintah daerah. Selain aspek budaya yang menampilkan keberagaman etnis seperti Timor, Batak, dan Jawa, acara ini juga menargetkan lebih dari 10.000 transaksi melalui QRIS maupun tunai untuk menggerakkan roda ekonomi Kota Kupang.

" Panitia telah berkoordinasi dengan Gubernur serta Walikota Kupang, dan dijadwalkan akan melakukan audiensi dengan Kapolda NTT." kata Andre.

​Boby Lianto selaku panitia menambahkan bahwa pelaksanaan acara ini akan bersinergi dengan kegiatan Car Free Day (CFD) pada hari Sabtu untuk menambah kemeriahan.

 Pihak panitia berharap Kupang Lampion Food Street Market dapat menjadi agenda pariwisata tahunan yang menarik wisatawan luar kota maupun mancanegara, terutama dengan adanya rencana pembukaan penerbangan internasional di Kupang.(mnt)


Baca juga :

Related Post