WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Buka Rakor BPBD, Sekda Kupang Instruksikan Kolaborasi Total Tangani Bencana

Metronttdewa.com 29-01-2026 || 10:35:00

Sekda Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, sedang membuka Rapat Koordinasi Internal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Kupang di Aula Kantor Bupati Kupang, Kamis (29/1/2026)

Metronewantt.com, Oelamasi– Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Internal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Kupang di Aula Kantor Bupati Kupang, Kamis (29/1/2026). Pertemuan strategis yang melibatkan jajaran OPD dan mitra terkait tahun 2026 ini digelar untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

​Dalam sambutannya, Mateldius Sanam menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan sekadar tugas dan fungsi formal pemerintah, melainkan sebuah panggilan kemanusiaan yang harus dimaknai secara mendalam oleh seluruh elemen masyarakat. 

Ia menekankan bahwa tanggung jawab ini tidak boleh dibebankan sepenuhnya kepada BPBD semata, melainkan memerlukan kolaborasi aktif dalam bentuk diskusi dan koordinasi yang berkelanjutan agar penanganan di lapangan dapat berjalan optimal.​Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Kupang terus mendorong strategi penanggulangan bencana berbasis komunitas, salah satunya melalui penguatan peran FPRB.

 Saat ini, telah terbentuk 38 desa dan kelurahan tangguh bencana di empat kecamatan yang difasilitasi langsung oleh BNPB serta berbagai mitra LSM. Keberadaan desa tangguh ini menjadi simbol optimisme pemerintah terhadap kontribusi maksimal masyarakat dalam memitigasi dampak bencana secara mandiri dan terukur.

​Mateldius berharap kehadiran FPRB mampu menekan angka Indeks Risiko Bencana di Kabupaten Kupang secara signifikan. Melalui rapat koordinasi ini, ia menginstruksikan seluruh mitra pentahelix untuk aktif mengevaluasi setiap langkah penanganan bencana yang telah dilakukan.

 Segala kendala dan tantangan di lapangan diharapkan dapat dikoordinasikan dengan baik melalui forum ini guna melahirkan solusi dan pemikiran strategis yang berdampak langsung pada penurunan risiko serta dampak bencana bagi masyarakat.

​Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten 1 Sekda Kabupaten Kupang, Guntur Subu Taopan; Kepala BPBD Kabupaten Kupang, Nofliato Amtiran; Ketua FPRB Kabupaten Kupang, Elvrid Saneh; serta jajaran perwakilan OPD dan pimpinan LSM mitra pemerintah.(mnt)


Baca juga :

Related Post