WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Syukuran Kemandirian Jemaat Horeb Oelnaibesi ,Bupati Kupang Ajak Gereja Ikut Berperan Atasi Tiga Permasalahan

Metronewsntt.com 24-10-2022 || 09:10:55

Potret

Metronewsntt.com, Oelamasi- Pemerintah mengajak  pihak gereja ikut berperan dalam  membantu mengatasi permasalahan di Kabupaten Kupang yakni stunting,  kemiskinan dan kebencanaan.


Ajakan ini  disampaikan  Bupati Kupang, Korinus Masneno melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten  II Setda Kabupaten Kupang, Mesakh  Elfeto  dalam acara syukuran kemandirian jemaat Horeb Oelnaibesi dan arisan keluarga Allah klasis Sulamu, Minggu (23/10)kemarin.


Dalam kesempatan itu melalui sambutan tertukis Bupati, Asisten II mengatakan gereja menjadi mitra pemerintah daerah. Untuk itu semua  pelaksanaan pembangunan  akan lebih bernilai jika adanya keterlibatan gereja.


"Dengan semakin baiknya  peran jemaat maka tentunya  semakin sukses program yang dilaksanakan pemerintah dalam  pembangunan di daerah ini melalui  gerakan 5P dengan saling melengkapi semua unsur," Lanjutnya .Karena gereja lahir menjadi mibar dalam dalam aktifitas jemaaat yang  juga anggota masyarakat.Sesulit apa masalah yang dihadapii terus berusaha bersama masyarakat mencari solusinya.


"Diyakini jemaaat Oelnaibesi mampu menyelesaikan permasalahan. Untuk itu melalui Ulang Tahun ke-13  kami  mengajak semua jemaat  dimana saja termasuk jemaat Oelnaibesi bisa l bersama pemerintah dalam mencari solusi akan tiga permasalahan yakni  stanting, kemiskinan , dan  bemcana .Ketiga masalah ini bisa teratasi jika semua jemaaat berkerja secara manunggal secara bersama-sama pemerintah," ungkapnya.


Diakuinya, pemerintah bukan superriot, namun pemerintah membutuhkan gereja. Karena melalui kebersamaaan yang terjaring erat dengan bersineegi dan berkolaborasi maka dapat  mengatasi masalah-masalah tersebut.


" Pemerintah tidak berjalan sendiri tapi pemerintah adalah  mitra sejajar dengan gereja. Untuk itu biarkan  semua baik itu pemerintah dan gereja bisa bersama-sama  beperan membesarkan kerajaan Tuhan di daerah yang kita bangun ini," katanya.


Sementara dalam ibadat syukuran yang dipimpin  Pdt. Melsy Thelik Moy  melalui khotbahnya mengatakan  sesuai dengan isi bacaan yakni tentang perumpamaan antara   bea cukai dan orang farisi di bait Allah menggambarkan  pada ruang publik atau di ruang suci dimana seoarang farisi terlihat menyonbongkan dirinya dalam saat dalam sebuah doa syukur.


"Tergambar jelas orang farisi  lebih menonjolkan ke mewahannya  kepada Allah. Di ruang Alllah saja orang sudah begitu angkuh apa lagi di ruang publik atau dalam kehidupan masyarakat. Itulah yang sering terjad dalam kehidupan kita i ketika  kita keluar rumah tentunya  banyak hal yang akan terjadi.Maka dari itu kita jangan seperti orang farisi ini didepan Allah ia  sudah angkuh, sehingga ia  kembali dalam rumah dan keluarga tidak dibenarkan Allah," jelasanya.


Beda dengan bea cukai ia menyadari dan membuka diri dengan hanya meminta pengasihan dengan membuka diri secara jujur kepada  Allah. Hanya orang yang sadar diri yang dapat membawa damai dalam keluarga.


" Apa lagi dalam mmaknai bulan keluarga, maka saat jika kita keluar rumah cukup  perlu ada keterbukaan diri sebab banyak pertarungan pada dunia  pekerjaan dengan profesi masing-masing. Banyak hal yang membuat kita jatuh dalam dosa, melalui rasa kesembongan dan keangkuhannya ,'katanya.


Oleh karena itu, dikatanya, Dalam.memaknai 13  tahun gerja Horeb, maka sebagai jemaaat yang mandiri perlu  untuk merefleksi diri melalui bacaan terkait  perumpamaan bea cukai dan orang farisi seringa ada dalam persekutuan jemaat.


Apa lagi tambahnya ,  jemaat sudah  bergumul dalam pembangunan gereja ini, maka saling merngorwkai diri tanpa menjatuhkan yang lain  apa pun ptofesi maupun jabatannya." Saat inj kita diperhadapkan dengan dunia transparan banyak hal kemewahan yang dipamerkan . Untuk  itu mari kita memilih seperti bea cukai yang hanya berdiam dari segalah peruvuatanya dengan menjadi  orang tangguh rdengan hanya berbuka pada Tuhan.Mari jadilah keluarga yang membuka diri pada Alllah, bukan menyombongkan diri." pesannya.


Diketahui  dalam acara syukuran kemandirian jemaat Horeb Horeb Oelnaibesi dan arisan keluarga Allah klasis Sulamu ini selain Asisten III, hadir pula pejabat lain yakni Sekcam Sulamu, perwakilan dari Polsek, Pdt, dan juga para tamu undangan lainya. (mnt)

 


Baca juga :

Related Post