Wabub Kupang
Metronewsntt.com, Oelamasi – Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, secara resmi membuka acara Aksi Kolektif Mendorong Kabupaten Kupang Yang Ramah, Aman, dan Inklusif pada Rabu (10/12/2025).
Acara yang diselenggarakan di aula Kantor Camat Kupang Timur, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur ini, memiliki makna penting karena bertepatan dengan tiga momentum global: Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Peringatan Hari Disabilitas Internasional, dan Peringatan Hari AIDS Sedunia.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aurum Titu Eki menegaskan bahwa momentum hari-hari penting tersebut menjadi pengingat kritis bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kupang. “Pembangunan yang maju tidak cukup hanya berbicara infrastruktur,” ujar Wabup Aurum. “Tetapi harus memastikan setiap warga tanpa terkecuali memperoleh ruang aman, kesempatan setara, serta perlindungan penuh terhadap hak-haknya.”
Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan aksi kolektif yang sangat fundamental dalam mendorong Kabupaten Kupang menjadi wilayah yang ramah, aman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat, terutama perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
Wabup Aurum juga menyoroti kompleksitas dinamika kekerasan saat ini, termasuk ancaman yang timbul dari ruang digital. Kekerasan siber, sebutnya, berpotensi mengancam rasa aman dan partisipasi kelompok rentan, khususnya perempuan, dalam ruang publik dan ekonomi digital.
“Oleh karena itu, fokus kita tahun ini adalah pemberdayaan melalui peningkatan keterampilan dan kapasitas digital,” jelasnya. “Sehingga mereka tidak hanya terlindungi tetapi juga mampu mandiri dan berdaya secara ekonomi.”
Selaku Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kupang untuk terus mendukung dan memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan perlindungan Hak Asasi Manusia dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Kupang adalah rumah bersama, dan menjadikannya ramah, aman, dan inklusif adalah tanggung jawab kolektif.
Menutup sambutannya, Wabup Aurum menyampaikan harapan agar aksi ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan mendorong langkah konkret seperti penguatan layanan publik inklusif, pendidikan dan kesehatan ramah disabilitas, peningkatan perlindungan korban kekerasan, serta ruang partisipasi luas bagi penyandang disabilitas.
Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Kanit PPA Polres Kupang, Pimpinan Sentra Efata Naibonat, Plt. Camat Kupang Timur, Ketua KPA Kabupaten Kupang, serta perwakilan dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berfokus pada isu-isu kemanusiaan dan perlindungan.(mnt)