WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Mengupas Target Fantastis, DPRD dan Pemkot Kupang Bedah Angka Pendapatan Agar Tak Ada Kegagalan

Metronttdewa.com 29-11-2025 || 10:05:40

Sidang Banggar yang di pimpin tiga pimpinan

Metronewsntt.com, ​Kupang– Sidang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Kupang bersama Pemerintah Kota Kupang pada Jumat (28/11/2025) malam berlangsung alot dan mendalam, menjadi forum evaluasi kritis terhadap target pendapatan daerah untuk periode mendatang. 

Seluruh anggota Banggar dari berbagai Fraksi Golkar, Demokrat, PAN, NasDem, hingga PDI Perjuangan menyampaikan pandangan konstruktif dalam upaya penajaman target.

Dalam semangat kemitraan yang kritis, tiga pimpinan dewan Richard Odja, serta Wakil Ketua Jabir Marola dan Yeskiel Loudoe turut mempertanyakan dasar penetapan target pendapatan yang dinilai fantastis oleh Pemerintah, termasuk proyeksi dividen dari Bank NTT. 

Evaluasi mendalam ini dilakukan mengingat adanya kekhawatiran terkait realisasi pendapatan tahun-tahun sebelumnya yang kerap jauh dari target. Anggota Banggar menekankan bahwa target harus realistis dan dapat dicapai dengan perubahan strategi kerja yang efektif.

​Menanggapi masukan dari wakil rakyat, Pemerintah Kota Kupang menunjukkan keyakinan dan optimisme. Asisten III, Yanuar Dally, yang hadir didampingi jajaran Kepala OPD teknis, secara terperinci menjelaskan progres pendapatan daerah. Terkait dividen Bank NTT, Yanuar Dally merinci data penerimaan historis dari tahun 2020 hingga 2024, di mana tercatat penerimaan dividen Bank NTT pada tahun 2024 adalah Rp 8,9 M dengan penyertaan modal Rp 5 M. Data sebelumnya menunjukkan tahun 2023  modal Rp 10 M  dividen yang diterima adalah sebesar Rp 5,663 miliar, dan tahun 2020 modal sebesar Rp 10,575 M, dividen yang diterima mencapai Rp. 12,893 M.

 "Untuk target tahun 2025, kami akan menginformasikan lebih lanjut setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dilaksanakan," jelas Dally.

​Mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara umum, Dally menyampaikan bahwa dari target Rp 296 miliar, realisasi sampai saat ini telah mencapai Rp 227 miliar lebih, atau 76,72%.

Ia juga menyebutkan beberapa sektor yang menunjukkan capaian positif dan dipastikan melampaui target (over target) di akhir tahun anggaran, yakni Pajak Restoran yang sudah mencapai Rp 31,2 miliar (melampaui target Rp 25 miliar lebih), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang saat ini mencapai Rp 20,6 miliar dari target Rp 21 miliar lebih dan dipastikan over target di Desember, serta Pajak Penerangan Jalan yang mencapai 91,03% dari target Rp 40,9 miliar.

Namun, Dally mengakui adanya potensi yang perlu diatasi segera, terutama pada Pajak Hiburan yang realisasinya baru 59,25% akibat terbatasnya event, serta Retribusi PBG yang baru mencapai Rp 1,8 miliar dari target Rp 6 miliar. Sidang Banggar ini menegaskan komitmen bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Kupang untuk memastikan penetapan target pendapatan daerah yang optimal, transparan, dan realistis demi peningkatan PAD Kota Kupang.(mnt)


Baca juga :

Related Post