Potret pelaksanaan kegiatan HPS di Paroki Tarus, Rabu (29/10/2025)
Metronewsntt.com, Oela,masi--Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang diinisiasi oleh Gereja Katolik St. Simon Petrus Tarus, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sukses digelar selama enam hari hingga Rabu,( 29/10/ 2025).
Kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan penuh makna, menjelma menjadi pesta rakyat yang menyoroti potensi pangan lokal dan semangat gotong royong masyarakat.
Seluruh rangkaian acara mendapat pengamanan ketat dan langsung dari Polres Kupang bersama Polsek Kupang Tengah.
Paroki St. Simon Petrus Tarus diramaikan oleh serangkaian acara yang sarat edukasi dan spiritual, mulai dari misa syukur, pameran hasil pertanian lokal, bazar pangan, hingga seminar tentang ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. Acara ini secara fundamental menjadi wadah refleksi bersama tentang betapa pentingnya menjaga ketersediaan pangan dan mendorong kemandirian, sebuah isu krusial di tengah tantangan global.
Puncak perayaan semakin megah dengan kehadiran Uskup Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, dan Gubernur NTT, Melkiades Lakalena.
Keduanya memberikan apresiasi tinggi atas semangat masyarakat. Gubernur Melkiades Lakalena dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemprov NTT untuk menggalakkan gerakan pangan lokal berkelanjutan melalui kerja sama lintas sektor, menggarisbawahi peran strategis gereja dalam membangun kesadaran masyarakat.
Sementara itu, Uskup Mgr. Hironimus Pakaenoni memberikan perspektif spiritual yang mendalam, menegaskan bahwa pangan bukan hanya soal kebutuhan jasmani, tetapi juga wujud syukur atas berkat Tuhan dan panggilan suci untuk berbagi dengan sesama.
Kesuksesan dan kekondusifan acara ini tidak lepas dari peran aktif aparat keamanan. Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung setiap kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan membangun, termasuk kegiatan keagamaan yang mempererat persaudaraan dan solidaritas sosial di Kabupaten Kupang. Seluruh rangkaian acara berjalan kondusif berkat kerja sama semua pihak yang terlibat.
Dengan semangat Hari Pangan Sedunia yang membara, Gereja Katolik St. Simon Petrus Tarus dan seluruh peserta diharapkan dapat terus menghidupi nilai-nilai gotong royong dan kemandirian pangan sebagai pilar menuju kesejahteraan bersama di NTT.(mnt)