Para anggota Polsek Amarasi langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan intensif.
Metronewsntt.com, Oelamasi---Warga Dusun I, Desa Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, mendadak digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah bayi pada Selasa (6/10/2026) siang. Aparat Kepolisian Resor Kupang melalui Polsek Amarasi langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan intensif.
Informasi penemuan tersebut pertama kali diterima oleh Kanit SPKT II Polsek Amarasi sekitar pukul 13.00 WITA. Laporan ini disampaikan oleh dua warga setempat, yakni Tomas Mnir dan Roni Masneno, yang mendapati jenazah bayi tersebut berada di sekitar permukiman warga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kondisi jenazah bayi ditemukan mengalami kerusakan pada beberapa bagian tubuh yang diduga kuat akibat aktivitas hewan.
Petugas juga menemukan sebuah bekas lubang di belakang rumah warga—berjarak sekitar 100 meter dari titik penemuan—yang diduga berkaitan dengan keberadaan jenazah tersebut. Seorang petani setempat bernama Gerson Mnir (60) tercatat sebagai saksi mata dalam penemuan ini.
Begitu menerima laporan, jajaran Polsek Amarasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Basilio Pereira, didampingi Wakapolsek, Kanit Reskrim, Kanit Provost, serta Bhabinkamtibmas, langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan TKP. Tim kepolisian kemudian menghadirkan tenaga medis dari Puskesmas Oekabiti serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Kupang dan Pamapta I Polres Kupang, Ipda Pius Pawe, guna melakukan proses penanganan sesuai prosedur serta pengumpulan bahan keterangan.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih berlangsung di mana Tim Inafis Polres Kupang masih melakukan identifikasi terhadap jenazah untuk mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian korban.
Terkait kejadian ini, Polres Kupang mengimbau masyarakat yang memiliki informasi apa pun agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian guna membantu kelancaran proses penyelidikan.(mnt)