WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Turunkan Stunting, Sekda Kota Kupang Instruksikan Integrasi Program

Metronttdewa.com 11-03-2026 || 11:30:17

Sekda Kota Kupang Jeffry E. Pelt

Metronewsntt.com, Kupang--Langkah nyata untuk memastikan setiap anak di Kota Kupang tumbuh sehat kembali diperkuat melalui sinkronisasi data dan perencanaan yang matang. Dalam pertemuan Monitoring dan Evaluasi Stunting di Hotel Kristal, Rabu (11/3/2026), Sekda Kota Kupang Jeffry E. Pelt,menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah hingga tingkat lapangan untuk meninggalkan ego sektoral dan beralih pada sistem pemantauan digital yang lebih transparan dan akuntabel. 

Kegiatan strategis yang membahas Monitoring dan Evaluasi Stunting Tahun 2025 serta Pelaksanaan Analisis Situasi (ANSIT) Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Tingkat Kota Kupang Tahun 2026 ini turut dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Puskesmas se-Kota Kupang, serta operator OPD dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

​Dalam sambutannya, Sekda Jeffry Pelt menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting di Kota Kupang tidak lagi dapat dilakukan dengan pendekatan biasa. Diperlukan kerja yang lebih terarah melalui pemanfaatan data yang akurat, perencanaan yang terintegrasi, serta pemantauan yang konsisten agar setiap intervensi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan anak. 

Menurutnya, proses monitoring, evaluasi, dan analisis situasi merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh upaya berjalan efektif dan tepat sasaran, sehingga pemerintah daerah dapat melihat secara jelas perkembangan program serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan.

​Pada kesempatan tersebut, Sekda menitikberatkan tiga fokus utama Pemerintah Kota Kupang. Pertama, memastikan setiap kebijakan dimulai dari analisis situasi berbasis bukti dengan memahami secara tepat lokasi dan kelompok masyarakat yang paling membutuhkan intervensi. 

Kedua, memastikan seluruh program dan anggaran penanganan stunting saling terhubung dan diarahkan pada prioritas yang sama agar tidak ada lagi program yang berjalan sendiri-sendiri. Ketiga, memperkuat sistem pemantauan dan evaluasi secara digital agar setiap perkembangan di lapangan dapat dipantau secara rutin dan transparan guna melihat dampak nyata bagi anak-anak.

​Melalui kerja yang terarah, terukur, dan akuntabel, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen memastikan setiap anak tumbuh sehat dan berkembang dengan baik demi mencapai target nasional. 

Hal ini sejalan dengan laporan yang disampaikan oleh Plt. Sekretaris Dinas terkait Kota Kupang, Imelda Fonyke Nange, yang menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendukung Program Nasional Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S).

 Ia menambahkan bahwa pendekatan aksi konvergensi kini telah disederhanakan menjadi empat tahapan utama, yaitu analisis situasi, penguatan perencanaan, penguatan pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi.

​Kegiatan ini juga bertujuan melakukan evaluasi capaian aksi konvergensi stunting di enam kecamatan se-Kota Kupang tahun 2025, sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi. 

Selain itu, pertemuan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman para petugas terkait penginputan 31 indikator aksi konvergensi ke dalam sistem yang disediakan pemerintah pusat, sehingga data yang dihasilkan benar-benar valid sebagai dasar pengambilan kebijakan ke depan.(mnt)


Baca juga :

Related Post