WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Bernadinus Mere Tak Gentar Dualisme: Dishub Kota Kupang Optimis Capai Target 3 Miliar Lewat Parkir Khusus

Metronttdewa.com 10-02-2026 || 17:07:56

Kadis Perhubungan, Bernadijus Mere dan Anggota DPRD Kota Kupang, Ikhsan Darwis

Metronewsntt.com, Kupang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang menyatakan optimisme tinggi untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir sebesar Rp3 miliar pada tahun ini. Meskipun terdapat pengurangan jumlah titik parkir di jalan provinsi dari semula 200-an menjadi sekitar 90 titik, pemerintah terus melakukan upaya penataan dan pencarian potensi baru. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, Selasa (10/2/2026) kepada media di kantornya menjelaskan bahwa optimisme tersebut didasarkan pada upaya penggagasan, penataan, dan penetapan ulang potensi yang ada di lapangan. Pihaknya bahkan telah menurunkan tim melalui Surat Keputusan (SK) untuk menyisir potensi titik parkir baru guna memastikan setiap potensi dapat berkontribusi pada penerimaan daerah.

​Berdasarkan data terbaru mengenai Prosentase Penerimaan Retribusi, realisasi pendapatan menunjukkan tren yang tercatat secara harian. Pada hari Senin, 09 Februari 2026, tercatat penerimaan sebesar Rp225.460.000 atau sekitar 8,52%.

 Sementara itu, data pada hari Jumat, 06 Februari 2026 menunjukkan angka Rp252.660.000 dengan persentase 8,42%. Bernadinus mengakui adanya tantangan berupa dualisme pengelolaan di beberapa titik jalan provinsi, namun ia mendorong koordinasi antar-pengelola agar terdapat kesepahaman bagi hasil yang tidak merugikan pelaku usaha. Terkait tarif, terdapat perbedaan untuk roda dua di mana pihak Provinsi menetapkan Rp3.000 dan Kota Kupang sebesar Rp2.000, sedangkan roda empat seragam di angka Rp5.000.

​Dukungan terhadap langkah ini juga datang dari pihak legislatif. Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang, Muhammad  Ikhsan Darwis, mengapresiasi optimalisasi parkir khusus di pelataran toko yang berada di luar badan jalan sebagai langkah strategis menambah PAD. 

Iksan menyatakan keyakinannya bahwa target tersebut dapat tercapai, meskipun pihaknya akan tetap melakukan evaluasi berkala setiap 3 atau 6 bulan untuk memantau efektivitas kinerja Dishub di lapangan.(mnt)


Baca juga :

Related Post