WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

RSU Siloam Kupang Hadirkan Teknologi Bedah Laser Tercanggih demi Peningkatan Kualitas Pemulihan Pasien

Metronttdewa.com 06-02-2026 || 15:58:13

dr. Teguh Dwi Nugroho sementara memberikan penjelasan.

Metronewsntt.com, Kupang– Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam Kupang melakukan lompatan besar dalam dunia medis di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menghadirkan teknologi bedah minimal invasif berbasis laser. 

Inovasi ini hadir sebagai solusi pengobatan yang lebih aman, nyaman, dan mampu mempercepat masa pemulihan pasien secara signifikan. Kehadiran teknologi laser ini menjadi terobosan baru di wilayah NTT, khususnya dalam menangani kasus kesehatan yang sangat umum terjadi di masyarakat, seperti ambeien (wasir) dan saraf terjepit (HNP), varieses,dan Fistula ani atau muncilnya saluran tidak normal disekitqr dubur yqng sering ditandai dengan benjolan menyerupai bisul, nyeri, bengkak , dan kadang mengeluarkan cairan atau nanah berulang.

​Dokter spesialis bedah RSU Siloam Kupang, dr. Herbert S. Silalahi, menjelaskan bahwa kebutuhan akan teknologi ini sangat krusial mengingat angka kejadian ambeien di Indonesia yang cukup tinggi, mencapai hampir 30% dari populasi. Menurutnya, teknologi laser menawarkan keunggulan yang jauh lebih menguntungkan dibandingkan metode konvensional karena sifatnya yang painless atau minim rasa sakit.

 Selain itu, durasi rawat inap menjadi jauh lebih singkat. Hal ini merupakan bagian dari komitmen manajemen untuk memberikan pelayanan excellent agar masyarakat NTT, baik pengguna BPJS maupun asuransi, tidak perlu lagi menyeberang ke Pulau Jawa hanya untuk mendapatkan perawatan medis serupa.

​Pentingnya pemerataan fasilitas kesehatan di daerah juga ditekankan oleh dr. Donny Angie, spesialis bedah saraf. Berdasarkan data, penderita saraf terjepit (HNP) berkisar antara 3% hingga 17% dari populasi. Dengan penduduk NTT yang mencapai 5 juta jiwa, potensi kasus HNP sangat besar namun sering kali belum tertangani secara optimal karena keterbatasan edukasi dan akses fasilitas. 

dr. Donny menegaskan bahwa setiap warga memiliki hak yang sama atas kesehatan, sehingga kasus-kasus medis kompleks yang biasanya hanya bisa ditangani di Jakarta, kini sudah bisa difasilitasi sepenuhnya oleh tim medis Siloam di Kupang.

​Chief Operating Officer (COO) RSU Siloam Kupang, Lenny Anthonius, menyatakan bahwa inovasi teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemulihan pasien demi hasil yang lebih baik. 

Senada dengan penjelasan dari tim dokter spesialis, yakni dr. Teguh Dwi Nugroho, dr. Siemon Berhimpon, dr. Herbert S. Silalahi, serta dr. Donny Angie, Lenny menegaskan bahwa dunia medis harus terus berinovasi seiring dengan penyakit yang semakin kompleks. Langkah strategis ini adalah upaya nyata RSU Siloam agar masyarakat NTT mendapatkan kualitas pengobatan yang setara dengan fasilitas kesehatan di kota-kota besar maupun luar negeri.

​Meski demikian, Lenny mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi medis bukanlah satu-satunya faktor penentu kesembuhan, karena hasil akhir tetap sangat dipengaruhi oleh gaya hidup sehari-hari. 

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai memperhatikan kesehatan secara preventif dengan menghindari kebiasaan buruk, memperbaiki pola tidur, serta membangun pola pikir yang positif terkait perawatan kesehatan. 

" Dengan hadirnya teknologi laser ini, diharapkan akses kesehatan berkualitas menjadi lebih merata, sekaligus mendorong masyarakat NTT untuk lebih sadar akan pentingnya deteksi dini sebelum kondisi penyakit menjadi semakin berat." tutupnya.(mnt)


Baca juga :

Related Post