WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Temukan Tambalan Semen di Jalan Hotmix, Pansus DPRD Kota : Itu Namanya Mau Hemat Alat!

Metronttdewa.com 22-04-2026 || 18:06:07

Pansus DPRD Kota Kupang saat melakukan peninjauan jalan

Metronewsntt.com,Kupang– Panitia Khusus (Pansus) LKPj DPRD Kota Kupang menemukan kualitas pekerjaan infrastruktur jalan lingkungan di kawasan Puri Lontar, Kelurahan Maulafa, yang terkesan asal jadi. Dalam uji petik lapangan yang digelar pada Rabu (22/04/2026), tim Pansus mendapati proyek jalan hotmix tersebut sudah rusak meskipun baru berusia sebulan, bahkan ironisnya hanya ditambal menggunakan coran semen

. Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Tellen Daud, didampingi Wakil Ketua Maudy Dengah, Sekretaris Neda Lalay, serta jajaran anggota Pansus lainnya. Turut hadir dari pihak pemerintah yakni Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga, Jeck Puu.

​Kondisi infrastruktur tersebut memicu kritik tajam dari anggota Pansus, Salomon Pellokila. Ia menegaskan bahwa metode perbaikan jalan hotmix dengan menggunakan semen sangat tidak tepat dan menyalahi prosedur teknis. "Sebenarnya ini kan pekerjaan hotmix. Kalau mau rehab ulang atau perbaiki, pekerjaannya harus hotmix juga. Kalau pakai cor semen, artinya sudah menghemat di alat karena prosedurnya beda," tegas Salomon di sela-sela pantauan.

 Ia juga mengingatkan agar Dinas PUPR lebih teliti dalam pengawasan ke depannya. "Ya kalau mau hotmix, maka tentunya harus tambah ketebalannya agar tahan lama," tambahnya.

​Kekecewaan serupa disampaikan oleh anggota Pansus dari Fraksi PAN, Robby Kan. Ia menilai pengerjaan jalan tersebut sangat rendah kualitasnya karena sudah mengalami kerusakan signifikan tepat saat memasuki masa pemeliharaan satu bulan.

 "Memang pengerjaan infrastruktur jalan ini baru sebulan masa pemeliharaan sudah rusak, sehingga dilakukan penambalan dengan cor semen. Ini menunjukkan pengerjaan yang asal jadi," ujar Robby dengan nada kecewa. Namun, ia mencatat bahwa pihak pemerintah telah berjanji akan segera membenahi temuan tersebut melalui pihak ketiga.

​Menanggapi sorotan tajam dari legislatif, PPK Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Jeck Puu, memberikan klarifikasi langsung di lokasi. Ia mengakui adanya kekurangan dalam pemeliharaan tersebut dan berjanji akan segera mengambil tindakan tegas kepada kontraktor pelaksana.

 "Dalam waktu dekat, pihak ketiga akan segera melakukan pengaspalan atau mem-hotmix kembali jalan tersebut agar sesuai dengan spesifikasi yang seharusnya," pungkas Jeck. (mnt)


Baca juga :

Related Post