WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Sidang Paripurna LKPj 2025: Golkar Kritik Data Kependudukan dan Suarakan Pemakaran Wilayah Maulafa

Metronttdewa.com 09-04-2026 || 15:32:00

Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang, Jemari Yoseph Dogon

Metronewsntt.com, Kupang– Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang secara resmi menyampaikan pemandangan umum terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Kupang Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna masa sidang II tahun 2025/2026, Kamis (9/4/2026).

Dalam pemandangan umum Fraksi  Golkar, yqng disampaikan anggota Fraksi, Jemary Yoseph Dogon, menyoroti fluktuasi data kependudukan yang dinilai sangat ganjil dan membutuhkan penjelasan mendalam dari pemerintah. Berdasarkan data yang diterima, jumlah penduduk Kota Kupang pada tahun 2023 tercatat sebesar 444.661 jiwa, namun pada tahun 2024 angka tersebut justru mengalami penurunan yang sangat besar menjadi 404.120 jiwa. Adanya selisih pengurangan sebanyak 40.541 jiwa ini memicu pertanyaan serius dari pihak legislatif mengenai akurasi pendataan di lapangan.

​Selain menyoroti anomali data populasi, Fraksi Golkar  juga menyorotii mengenai efektivitas pelayanan publik di tingkat wilayah. Fraksi Golkar secara khusus mendorong Pemerintah Kota Kupang untuk mengevaluasi status Kecamatan Maulafa yang saat ini memiliki beban populasi sangat besar mencapai 98.506 jiwa dengan cakupan wilayah yang sangat luas. Mengingat kompleksitas dan kepadatan tersebut, pemerintah diminta segera melakukan kajian teknis untuk melakukan pemekaran wilayah di Kecamatan Maulafa. Langkah ini dinilai mendesak untuk memastikan pelayanan administrasi dan pembangunan dapat terdistribusi secara lebih merata dan optimal bagi masyarakat.(mnt)


Baca juga :

Related Post