Anggota komisi III, Danial Boling dan Sekretaris komisi III,Meirlon Fanggidae
Metronewsntt.com, Kupang — Komisi III DPRD Kota Kupang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur guna memastikan ketahanan bangunan dalam jangka panjang.
Sekretaris Komisi III, Meirlon Fanggidae, menegaskan bahwa mulai saat ini, kualitas pekerjaan jalan harus menjadi prioritas utama bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Penegasan ini disampaikan usai rapat kerja di Gedung DPRD Kota Kupang, Selasa (10/3/2026).
Legislator Partai NasDem tersebut menyoroti proyek jalan dengan skema Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) yang masuk dalam evaluasi perencanaan tahun anggaran 2025. Langkah ini diambil setelah ditemukannya kerusakan di sejumlah titik proyek yang baru selesai dikerjakan namun hancur akibat guyuran hujan.
Menurut Meirlon, peningkatan mutu sangat mendesak agar pembangunan tidak terus-menerus mengalami kerusakan dalam waktu singkat.
Dalam upaya memperpanjang usia pakai jalan, Komisi III mendesak Dinas PUPR untuk lebih teliti dalam perencanaan teknis, terutama penguatan struktur bahu jalan.
Disarankan agar sisi kiri dan kanan jalan dilengkapi dengan pengecoran atau penahan jalan yang memadai. Hal ini penting agar aspal tidak mudah terkikis oleh air hujan maupun beban kendaraan berat, sehingga anggaran daerah tidak terbuang percuma untuk perbaikan berulang.
Senada dengan hal tersebut, anggota Komisi III Danial Boling menambahkan bahwa meski kualitas tahun 2025 sudah berjalan, perlu ada peningkatan signifikan untuk tahun 2026.
Ia meminta pengawasan di lapangan diperketat, mulai dari pemilihan bahan material hingga teknis pengerjaan. Daniel menilai beberapa proyek Lapen saat ini kurang rapi dan memiliki ketahanan rendah, sehingga pemerintah harus memaksimalkan masa pemeliharaan untuk memperbaiki hasil yang tidak standar.
Selain faktor teknis, Legislator Hanura ini juga menyoroti pentingnya membenahi aspek perencanaan yang sering kali terkesan tergesa-gesa atau amburadul.
Ia berharap perencanaan ke depan lebih matang dan terstruktur sejak awal. Dengan pengawasan ketat dan perencanaan yang mantap, diharapkan proyek fisik di kelurahan-kelurahan benar-benar menghasilkan produk berkualitas yang memberikan manfaat nyata dan tahan lama bagi seluruh masyarakat Kota Kupang.(mnt)