WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Bantu Rakyat Kecil, Pemkot Kupang Sebar Pasar Murah Bersubsidi di 27 Titik Strategis

Metronttdewa.com 10-03-2026 || 10:41:39

Wali Kota Kupang dan Kadiprindag

Metronewsntt.com, Kupang– Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga daya beli masyarakat melalui aksi konkret di lapangan. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah Bersubsidi yang digelar di halaman Masjid Al Istiqomah, Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Senin (9/3/2026).

 Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjangkau bagi warga.

​Dalam sambutannya yang hangat namun tegas, dr. Christian Widodo menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Pemkot Kupang, Bank Indonesia, para distributor, serta pelaku usaha.

 Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk menjaga kesejahteraan warga dari dampak inflasi yang kerap merangkak naik.

​Bagi Wali Kota, inflasi bukanlah sekadar deretan angka statistik yang dibahas di meja rapat. Inflasi adalah realitas harian yang dirasakan langsung oleh masyarakat di dalam dapur mereka. 

Oleh karena itu, ia mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar tidak main-main dalam menjalankan tugasnya. Baginya, tugas utama TPID adalah memastikan harga beras, minyak goreng, cabai, dan gula tetap stabil sehingga tidak mencekik ekonomi rakyat kecil.

​Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kota Kupang telah memetakan 27 titik strategis di seluruh wilayah kota untuk penyelenggaraan pasar murah serupa. Pada tahap awal, kegiatan ini dimulai di tiga lokasi dengan pengawasan ketat terhadap ketersediaan stok.

 Wali Kota berharap sebaran di puluhan titik ini dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, sekaligus memberikan dampak psikologis pasar agar harga-harga tetap terkendali.

​Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan pasar murah kali ini. Pemkot Kupang mulai menerapkan sistem distribusi berbasis digital dengan memanfaatkan pendataan KTP dan sistem barcode. Langkah inovatif ini diambil agar pembagian bantuan lebih tertib, transparan, dan benar-benar tepat sasaran.

 Wali Kota menekankan bahwa adaptasi teknologi adalah keharusan, ibarat mengubah arah layar untuk mengikuti arah angin yang kian berubah cepat ke arah digital.

​Di tengah antusiasme warga, dr. Christian juga menyelipkan pesan tentang pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Kupang yang dikenal sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia.

 Ia mengajak seluruh warga untuk bahu-membahu membangun kota dalam jangka panjang dengan semangat kebersamaan. Mengakhiri arahannya, ia menegaskan bahwa selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kota Kupang akan terus bertransformasi menjadi pelayan yang hadir langsung merespons kebutuhan rakyatnya.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega,  serta sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kelurahan TDM.(mnt)


Baca juga :

Related Post