WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Gebrakan Damkar Kota Kupang Proteksi Kebakaran di Fasilitas Publik

Metronttdewa.com 21-02-2026 || 10:47:09

Potret pelaksanaan sosialisasi yang digelar Damkar Kota Kupang di UPT Puskesamas Oesapa

Metronewsntt.com, Kupang – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kupang terus bergerak masif dalam memperkuat sistem proteksi kebakaran di berbagai fasilitas publik. 

Setelah sebelumnya sukses menyasar sektor pendidikan dan infrastruktur vital seperti PLN, kini fokus penguatan kapasitas diarahkan pada sektor kesehatan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan sosialisasi dan simulasi tanggap bencana yang digelar di UPT Puskesmas Oesapa, beberapa waktu lalu.

​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kupang, Berto Geru, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam penanganan kejadian kebakaran secara darurat. 

Mengingat peran puskesmas yang sangat strategis dan vital dalam penanganan kondisi darurat—baik bencana alam maupun non-alam. Kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar. Hal ini harus dipersiapkan secara terencana agar menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari bagi seluruh tenaga kesehatan.

​Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah optimalisasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai sistem proteksi dini. 

Berto Geru, yang belum lama dilantik dan langsung bergerak cepat menjalankan fungsi tugasnya, menegaskan bahwa setiap fasilitas publik,  wajib menyediakan APAR sesuai standar, menempatkannya di titik yang tepat, serta melakukan pemeriksaan masa berlaku secara berkala.

​Ia juga menggarisbawahi bahwa penguasaan cara penggunaan APAR oleh seluruh pegawai tanpa terkecuali sangatlah penting. Kecepatan respon dalam menit-menit pertama sangat menentukan keberhasilan dalam mengendalikan kobaran api sebelum meluas dan membahayakan nyawa pasien maupun staf di lingkungan puskesmas.

​Lebih lanjut, Berto menambahkan bahwa gebrakan ini tidak boleh berhenti hanya pada tahap simulasi semata. Sebagai tindak lanjut nyata, pihak puskesmas diminta untuk segera melakukan evaluasi internal, meninjau kembali jalur evakuasi dan titik kumpul, serta menetapkan tim tanggap darurat internal yang solid. 

Ia menbahkan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kupang berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis agar seluruh fasilitas kesehatan di Kota Kupang benar-benar menjadi tempat pelayanan yang tanggap, siap, dan sigap dalam menghadapi segala bentuk kondisi darurat.(mnt)


Baca juga :

Related Post