Potret para petugas Damkar Kota Kupang melakukan evakuasi ular berbisa dirumah warga diwarga di RT 20/RW 08, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak.
Metronewsntt.com, Kupang – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Kupang kembali menunjukkan kesigapan dalam melayani masyarakat. Pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 12.21 WITA, tim regu penyelamat berhasil mengevakuasi seekor ular berbisa yang menyusup ke kediaman warga di RT 20/RW 08, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Kupang, Berto Geru, menjelaskan bahwa aksi penyelamatan ini berawal dari adanya laporan masuk dari warga ke dinas, yang kemudian direspons cepat oleh tim dengan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Penyelamatan ini juga merupakan implementasi nyata dari Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 42 Tahun 2023 yang mengatur tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Damkar. Regulasi ini memperluas mandat dinas agar tidak hanya berfokus pada pemadaman kebakaran, tetapi juga aktif menyelamatkan warga dari berbagai gangguan, termasuk ancaman binatang buas seperti ular di area pemukiman.
Berto Geru, yang belum lama ini dilantik untuk menahkodai instansi tersebut, menunjukkan gerak cepat dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) yang baru. Di bawah kepemimpinannya, dinas ini bertransformasi menjadi unit reaksi cepat yang multifungsi. Berdasarkan data terkini, tercatat sudah ada enam kasus penyelamatan binatang liar yang berhasil ditangani, sementara untuk kejadian kebakaran rumah tercatat sebanyak satu kasus.
" Ular berbisa yang diamankan dari rumah warga di Alak tersebut kini telah diserahkan secara resmi kepada pihak BKSDA untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Menyikapi fenomena ini, Berto Geru mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini krusial agar area rumah tidak menjadi tempat persembunyian binatang buas yang cenderung mencari perlindungan ke area pemukiman warga dengan kondisi musim penghujan saat ini.(mnt)