WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

PR Besar Pemkot Kupang: Menjawab Peringatan Keras Presiden Prabowo Soal Sampah

Metronttdewa.com 03-02-2026 || 21:53:09

Anggota DPRD Kota Kupang

Metronewsntt.com, Kupang--Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi melalui peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

 Dalam taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Presiden memaparkan bahwa sampah telah menjadi masalah krusial dengan proyeksi bahwa hampir seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia akan mengalami kelebihan kapasitas (overcapacity) paling lambat pada tahun 2028.

 “Sampah ini menjadi masalah, diproyeksi hampir semua TPA sampah akan mengalami overcapacity pada tahun 2028,” tegas Kepala Negara.

​Menanggapi instruksi strategis tersebut, Ketua  Fraksi   PDI Perjuangan DPRD Kota Kupang, Barche Bastian, Selasa (3/2/2026) menegaskan  Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk segera melakukan langkah konkret di lapangan. 

Barche menyoroti bahwa penanganan sampah di Kota Kupang hingga kini masih terkendala oleh keterbatasan armada dan minimnya tempat pembuangan yang strategis. 

Selain darurat sampah, Barche  juga memberikan catatan kritis terkait perlunya perbaikan infrastruktur jalan lingkungan serta pembenahan struktur pemerintahan agar lebih responsif dalam melayani kebutuhan masyarakat.

​Sejalan dengan urgensi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Kupang dari Fraksi NasDem, Jabir Marola, memberikan penekanan khusus pada aspek penataan birokrasi sebagai mesin penggerak program. 

Ia menegaskan bahwa Wali Kota harus patuh pada keputusan Mendagri dalam pengisian jabatan definitif agar roda pemerintahan berjalan optimal dan tidak terjadi stagnasi kepemimpinan di level teknis. 

Menurut Jabir, dukungan terhadap semua program pemerintah tidak boleh sebatas seremonial, melainkan harus segera dijalankan melalui birokrasi yang sehat dan patuh aturan. Mengingat penanganan sampah adalah instruksi Presiden sekaligus program prioritas Wali Kota, maka konsolidasi internal birokrasi menjadi syarat mutlak agar target pencapaian 100 persen dapat terlaksana secara maksimal.

​Melengkapi desakan tersebut, Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Perindo, Otniel Benyamin Selan, mendorong agar pemerintah kota memberikan perhatian serius terhadap kebersihan lingkungan sebagai faktor fundamental kemajuan daerah. 

Sebagai Ketua DPD Partai Perindo Kota Kupang, ia menegaskan bahwa sebagai kota transit di NTT, Kota Kupang mestinya menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal tata kelola lingkungan yang baik. Ia menilai pesan Presiden Prabowo sebagai amanat yang harus segera diterjemahkan ke dalam aksi nyata oleh jajaran eksekutif di daerah.

​"Apa yang disampaikan Bapak Presiden adalah pesan yang sangat penting. Harapan saya, Pak Wali Kota dan Ibu Wakil sudah mencatatnya dan menjadikannya program prioritas di Kota Kupang," ujar sosok yang akrab disapa Benny tersebut. 

Ia pun meminta Wali Kota melakukan gebrakan baru dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk melaksanakan perintah Presiden secara menyeluruh. 

Secara khusus, Benny mengingatkan agar keberadaan Satgas Sampah yang telah dibentuk sebelumnya dapat dioptimalkan kembali fungsinya guna mengatasi persoalan sampah di Kota Kupang secara tuntas dan berkelanjutan.(mnt)


Baca juga :

Related Post