Wakil Ketua Komisi II, Robby Kan dan Sekretaris Komisi.II DPRD Kota Kupang, Ois Pellokila
Metronewsntt.com, Kupang – Komisi II DPRD Kota Kupang merekomendasikan agar pengisian beberapa jabatan Kepala Bagian (Kabag) yang lowong di Perumda Pasar Kota Kupang mengutamakan tenaga internal. Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis di tengah keterbatasan anggaran rekrutmen sekaligus upaya menjamin keberlanjutan koordinasi kerja yang sudah berjalan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Robby Y.K. Kan, usai melakukan kunjungan kerja ke Perumda Pasar Kota Kupang pada Senin (19/1/2026).
Legislator PAN ini menjelaskan bahwa usulan tersebut telah disampaikan kepada Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar yang baru agar memprioritaskan SDM internal yang telah berpengalaman dalam pengisian jabatan struktural manajemen.
"Kami menilai bahwa menunjuk personel dari dalam organisasi memiliki keunggulan kompetitif, terutama dalam hal penguasaan medan dan efektivitas kerja. Dibandingkan merekrut tenaga baru yang membutuhkan waktu adaptasi dan pelatihan dari awal, personel lama dianggap lebih siap untuk langsung bekerja sama karena sudah memahami dinamika serta prosedur di lingkungan tersebut," ujar Robby.
Menurutnya, langkah ini jauh lebih efisien untuk memastikan roda organisasi tetap berputar kencang tanpa hambatan teknis.
Meski usulan telah disampaikan, Robby menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Dewan Pengawas. Namun, ia menaruh kepercayaan penuh bahwa sosok-sosok profesional yang dipilih nantinya mampu membawa perubahan nyata, terutama dalam mengejar target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kemajuan Kota Kupang.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Komisi II, Salomon A. F. Pellokila, menambahkan bahwa berdasarkan penjelasan Dirut Perumda Pasar, pembahasan anggaranntelah dilakukan, saat ini kondisi anggaran untuk pos rekrutmen struktur manajemen telah habis. Oleh karena itu, mekanisme pengisian jabatan manajerial akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan Dewan Pengawas.
Legislator PDI Perjuangan tersebut menyarankan agar proses pengisian posisi struktural tetap fokus pada pemanfaatan potensi internal yang memiliki rekam jejak baik.
Komisi menilai bahwa di tengah ketiadaan anggaran untuk rekrutmen besar-besaran dari pihak luar, mengoptimalkan sumber daya yang sudah ada di dalam organisasi adalah langkah yang paling efektif dan rasional.(mnt)