WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Pordasi NTT Gelar Rakerda dan Rapimda 2025, Perkuat Fondasi Organisasi Menuju Tuan Rumah PON 2028

Metronttdewa.com 19-12-2025 || 22:52:27

Pose bersama

Metronewsntt.com, Kupang – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pengprov Pordasi) Nusa Tenggara Timur (NTT) secara resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) tahun 2025, Jumat (19/12/2025).

  Kegiatan yang berlangsung di Resto Nelayan  Kupang menjadi momentum krusial bagi keberlanjutan organisasi untuk periode lima tahun ke depan sekaligus menjadi langkah awal persiapan NTT sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

​Ketua Umum Pordasi NTT, Jerry Manafe, dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa agenda ini tidak dapat ditunda karena berkaitan erat dengan akuntabilitas dana hibah yang harus dipertanggungjawabkan sebelum tanggal 22 Desember 2025. 

Meskipun kendala cuaca dan suasana menjelang Natal membuat beberapa perwakilan dari 12 kabupaten berhalangan hadir, forum ini tetap berjalan secara sah untuk merumuskan rekomendasi strategis mengenai persoalan pacuan kuda di NTT.

 Hasil dari pertemuan ini nantinya akan diputuskan secara final dalam rapat pleno lengkap bersama seluruh Ketua Pordasi se-NTT yang direncanakan pada Maret atau April 2026 mendatang.

​Sejalan dengan hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) NTT, Dr. Alfonsus Theodorus,menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT memandang Rakerda dan Rapimda ini sebagai fase persiapan awal yang menentukan.

 Menurutnya, forum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan upaya menyatukan arah dan komitmen menghadapi PON 2028. Mengingat olahraga berkuda merupakan cabang olahraga unggulan yang memiliki karakteristik khas daerah dan mendapat perhatian besar secara nasional, persiapan yang terukur mulai dari aspek teknis, perwasitan, hingga sarana prasarana lintas sektor harus mulai dibangun sejak dini.

​Ketua Panitia Pelaksana, Gebby Manoe yang juga menjabat sebagai Sekreyaris Pordasi NTT, dalam laporannya menyampaikan bahwa sasaran utama pertemuan ini adalah memberikan arahan konseptual dan operasional bagi seluruh perangkat organisasi. 

Hal ini bertujuan agar Pordasi NTT mampu menjawab tantangan realitas empirik serta memiliki pedoman yang jelas dalam mengendalikan program kerja sesuai amanat AD/ART.

 Forum ini juga menjadi alat ukur evaluasi capaian organisasi untuk periode 2025–2030 agar prestasi olahraga berkuda di NTT terus meningkat secara profesional.

​Penyelenggaraan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTT melalui Dispora, serta apresiasi khusus atas bantuan hibah yang difasilitasi melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi NTT Komisi V, Bapak Muhammad Angsor.

 Dengan kehadiran delegasi dari berbagai daerah seperti Kabupaten Rote Ndao, Ngada, Nagekeo, dan Kabupaten Kupang, Pordasi NTT optimis dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu mempererat sinergi dan memajukan prestasi olahraga berkuda, baik di tingkat regional maupun nasional.(mnt)


Baca juga :

Related Post