Anggpta Fraksi Gerindara DPRD Kota Kupang, Dance Bistolen
Metronewsntt.com, Kupang– Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Kupang, Dance Bistolen, menyampaikan harapan besar terhadap proses seleksi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Bistolen menekankan pentingnya transparansi penuh dan rekrutmen sosok yang benar-benar memiliki kompetensi untuk mengelola potensi besar yang dimiliki PD Pasar.
"Kami dari Fraksi Gerindra berharap agar panitia seleksi dapat lebih terbuka lagi, dan bersedia menampilkan daftar lengkap para calon yang sudah mendaftar hingga hari ini," ujar Bistolen., Rqbu (26/11/2015) di gedung Kantor DPRD Kota Kupang.
Menurutnya, keterbukaan ini penting agar masyarakat, khususnya anggota dewan, dapat memantau dan memastikan bahwa seleksi tersebut memilih figur yang kompeten dan mampu mengembangkan PD Pasar.
Bistolen menyoroti besarnya potensi ekonomi yang dimiliki Perumda Pasar, yang selama ini dinilainya belum tergarap secara optimal.
"Potensi pasar ini sebenarnya sangat besar," tegasnya. Ia menambahkan, secara kasat mata, kontribusi Perumda Pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang bahkan lebih besar dari Perumda Air Minum. Kota Kupang, meskipun selama ini laporan pendapatannya cenderung kecil.
"Hanya manajemennya yang mungkin kurang bagus selama ini," kritik Bistolen. Oleh karena itu, Dance Bistolen berharap seleksi kali ini dapat menghasilkan pemimpin baru yang lebih berkualitas, yang memiliki kemampuan manajerial untuk mendongkrak kinerja perusahaan.
"Harapannya dengan seleksi kali ini bisa menghasilkan orang yang lebih kompeten, orang yang memiliki kemampuan untuk bisa lebih meningkatkan PAD lewat PD Pasar," tutupnya.
Sementara itu, sebelumnya Sekda Kota Kupang Jefry Peltv mengatakan, dalam proses seleksi Dirut Perumda Pasar Kota Kupang tentunya Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam memperkuat tata kelola Perumda Pasar memastikan proses rekrutmen para calon ini akan berjalan transparan, objektif, dan profesional.
" Sudah tentu pelaksanaan seleksi akna dilalukan secara transparan," ujarnya. (mnt)