WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Semangat Pahlawan di Kupang: Dari Senjata ke Integritas ASN, Melayani Rakyat adalah Ibadah Sejati

Metronttdewa.com 10-11-2025 || 09:45:40

Suasana upacara peringatan Hari Pahlawan dilingkup Pemkot Kupang

Metronewsntt.com, Kupang – Gema semangat pahlawan tak hanya bergaung di buku sejarah, tetapi menjelma menjadi kompas moral dan seruan tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Kupang. 

Dalam upacara peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung khidmat di halaman Balai Kota Kupang, Senin (10/11/2025), Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa perjuangan masa kini adalah integritas, empati, dan pelayanan tulus—bukan lagi senjata. Upacara yang diikuti seluruh ASN lingkup Pemkot Kupang ini mengusung tema "Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan."

​Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefri Pelt, yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Sosial RI, menyajikan perspektif baru tentang kepahlawanan. 

Ia menegaskan bahwa semangat kepahlawanan bukan sekadar cerita sejarah, melainkan tindakan nyata hari ini. Para pahlawan, menurutnya, tidak berjuang untuk mengejar harta peninggalan penjajah, melainkan kembali kepada rakyat: mengajar, menanam, memulihkan kehidupan, dan menebarkan kasih. "Di dalam pengabdian itu, terletak kemuliaan sejati. Bukan pada jabatan atau kedudukan. Kemuliaan para pahlawan berada pada manfaat yang mereka tinggalkan bagi kehidupan," ujar Jefri Pelt dengan tajam.

​Ia menambahkan, perjuangan para pahlawan memiliki cakrawala jauh ke depan, berjuang untuk generasi yang belum lahir. Semangat pantang menyerah yang ditandai dengan pengorbanan darah dan air mata, adalah modal besar bagi generasi saat ini. 

Sekda Kupang kemudian menggarisbawahi transformasi bentuk perjuangan yang harus diimplementasikan oleh ASN. Jika dahulu perjuangan dilakukan melalui senjata, kini perjuangan diwujudkan lewat ilmu, integritas, empati, dan pelayanan. Nilai dasarnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, serta memastikan kemajuan dapat dirasakan seluruh anak bangsa. Pemerintah Kota Kupang berkomitmen melanjutkan perjuangan ini melalui pembangunan yang berorientasi pada ketahanan bangsa dan keadilan sosial.

 "Hari ini kita bersyukur, sekaligus berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita masing-masing. Bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, melayani lebih tulus," tegasnya.

​Pada bagian akhir sambutannya, Jefri Pelt mengeluarkan penegasan keras mengenai kedisiplinan ASN. Ia mengingatkan bahwa upacara dan apel bukan sekadar ritual, melainkan ruang untuk meneguhkan komitmen dan profesionalitas aparatur. 

"Jika masih ada yang bermain-main dengan disiplin, baik kehadiran maupun kinerja, maka ia telah mengabaikan amanah kemanusiaan," ujarnya. 

Ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah hingga lurah untuk mengambil absensi kehadiran dan melaporkan kinerja secara teratur. Pemerintah Kota Kupang tidak akan ragu memberikan tindakan apabila ditemukan aparatur yang tidak menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

 "Api perjuangan para pahlawan harus kita jaga melalui tanggung jawab kita hari ini," tutupnya, mengakhiri upacara dengan pengheningan cipta dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan tertinggi.(mnt)


Baca juga :

Related Post