WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Pantau Posyandu di Amarasi Barat, Wabup Jerry Manafe : Dalam Penanganan Stunting Tidak Boleh Kerja Santai

Metronewsntt.com 07-10-2023 || 13:20:22

Pemberian vitamin A oleh Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe

Meteonewsntt.com, Oelamasi- Target menurunkan angka stunting melalui  Pemberian Makan Tambahan (PMT) untuk Bayi, Balita dan Bumil selama 90 hari  kedepan masih menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kupang.

Hal ini terbukti dengan pemantauan pelaksanaan penimbangan, pengkuran hingga PMT di Posyandu yang ada di wilayah Kabupaten Kupang terus dilakukan oleh Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe yang juga sebagai  Ketua TPPS.

Jumat (6/10/2023), Wakil Bupati Kupang dengan didamping pihak Nutrition Internasional Indonesia Handayani Sagala secara langsung melakukan kunjungan guna  memantau secara langsung pelayanan kesehatan di Posyandu Asoka, Kecamatan Amarasi Barat.

Dalam kesempatan itu, Jerry Manafe mengatakan upaya  dalam penanganan penurunan angka  stunting perlu dilakukan secara baik dan berkolaborasi bersama semua pihak dan tidak boleh bekerja santai.

"Upaya penurunan stunting perlu dilakukan secara baik dan berkolaborasi bersama semua pihak. Kita tidak bisa bekerja tanpa mengetahui  kondisi di lapangan. Dan soal stunting, kita tidak boleh bekerja santai, karena secara data  per Agustus tahun 2023  posisi angka  stunting sudah turun menjadi 12,97%," katanya.

Hal ini menurutnya,  adanya kerja  kolaborasi dari desa salah satunya pemberian PMT selama 3 bulan dengan rutin, serta ditambah adanya  didukung dari TNI/Polri dan para tokoh agama,  masyarakat, Camat dan Dinas Kesehatan.

Dalam pemantau perkembangan penurunan stunting  yang dilakukan Wakil Bupati Kupang di  lokasi  Posyandu yakni  selain di Posyandu Asoka di Desa Neukbaun, dan  pemantauan stunting di Posyandu Lima Jaya di kelurahan Teunbaun tersebut, Ia berharap penanganan stunting pada bulan November depan dapat mengalami penurunan. Karena sesuai data jumlah anak stunting di Posyandu Asoka sebesar 3 anak dan Posyandu Lima Jaya masih ada 9 anak.
"  Saya yakin dengan pola kerja  dan kemauan serta langka maju semua pihak di Amarasi Barat melalui pemberian makan tambahan   nantinya pada November 2023 bisa menurun  drastis asal puskesmas dan pustu terus memberikan pendampingan kepada para kader," katanya.

Apa lagi, lanjutnya  untuk PMT  di Amarasi Barat yang menjadi orangtua asuh anak stunting adalah bagian Sekwan dan DPRD Kabupaten Kupang untuk  Dapil 4 (Amarasi seluruhnya, Kupang Barat dan Semau), bisa berkolaborasi untuk turun bersama Kapus dan pihak desa/kelurahan untuk bisa memberikan bantuan PMT bagi anak-anak stunting yang ada di wilayah ini.

Terpisah Lurah Teunbaun, Yeri Otemusu,  mengaku gerakan orang tua asuh di Amarasi Barat, di kelurahan Teunbaun sampai saat ini belum ada peehatia. " Hingga saat ini untuk orang tua asuh  belum ada  yang masuk jadi kami alami kesulitan dalam pemberian PMT. Karena dari jumlah 31 anak stunting, hanya mendapatkan bantuan bagi 15 anak stunting dari Kemenkes dan sisanya dari gerakan orangtua asuh," ungkapnya.

Untuk itu, Ia berharap  OPD yang sudah dicanangkan menjadi orangtua asuh bisa dapat  turun  di kelurahan Teunbaun agar anak-anak stunting yang belum mendapatkan PMT bisa ditanggulangi oleh  mereka yang telah diberikan kepeecayaan sebagai orang tua asuh anak stunting.(mnt/*)


Baca juga :

Related Post