Bupati Kupang, Yosef Lede
Metronewsntt.com, Oelamasi– Sektor kelautan Kabupaten Kupang bersiap menyongsong transformasi besar melalui peluncuran Program Laut Untuk Kesejahteraan Rakyat (Lautra). Bupati Kupang, Yosef Lede, secara langsung menghadiri kegiatan Penajaman Perencanaan Program Lautra yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Aula Kantor Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kamis (9/4/2026).
Langkah strategis ini merupakan fase pematangan untuk mempersiapkan kelompok masyarakat serta kelembagaan usaha desa sebagai calon penerima manfaat. Program yang mendapat dukungan penuh dari Bank Dunia ini bertujuan memperkuat tata kelola kawasan konservasi laut sekaligus menggenjot ekonomi pesisir secara berkelanjutan.
Dalam arahannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa terpilihnya Kabupaten Kupang sebagai lokus Program Lautra merupakan bukti kepercayaan besar Pemerintah Pusat terhadap potensi bahari daerah ini. Ia mengakui, selama ini kekayaan laut Kupang yang melimpah belum tergarap maksimal akibat keterbatasan anggaran pembangunan.
"Kita harus jujur bahwa keterbatasan dana menjadi hambatan dalam mengembangkan potensi yang ada. Namun, masyarakat Kabupaten Kupang adalah pekerja keras. Kehadiran Program Lautra ini menjadi angin segar yang akan membantu kita memaksimalkan kekayaan laut demi peningkatan kesejahteraan rakyat," ujar Yosef Lede.
Tak ingin sekadar menunggu, Yosef Lede menyatakan komitmennya untuk terus melakukan lobi aktif ke kementerian terkait di Jakarta guna menjemput berbagai program pembangunan. Salah satu target ambisiusnya adalah pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Noelbaki yang diproyeksikan menjadi pusat pelelangan ikan terbesar di Pulau Timor.
"Kita punya laut dan ikan yang melimpah, tapi fasilitas pendukung seperti TPI belum memadai. Saya sedang berjuang agar TPI Noelbaki segera terwujud. Saya meminta dukungan penuh dari seluruh masyarakat agar bantuan yang turun nantinya dikelola dengan maksimal dan bertanggung jawab," tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP RI, A. Koswara, menjelaskan bahwa Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Kupang, menjadi prioritas utama karena memiliki kawasan konservasi laut terluas. Di NTT, Program Lautra akan menyasar 197 desa, di mana 40 desa di antaranya berada di Kabupaten Kupang.
Program ini mengusung tiga komponen utama, yakni perlindungan kawasan konservasi termasuk pembangunan sarana prasarana, penguatan kapasitas masyarakat pengelola, serta pemanfaatan teknologi tepat guna. Tujuannya adalah memastikan ekosistem laut tetap terjaga sembari memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi warga lokal.
Usai pertemuan, Bupati Yosef Lede bersama tim KKP RI meninjau langsung Pantai Sulamanda sebagai salah satu target kawasan konservasi program ini.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Perikanan Provinsi NTT Alexon Lumba, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kupang Yared Tamoes, Kepala Dinas Pariwisata Marthen Timate, serta para kepala desa di wilayah sasaran program.(mnt)