Pelabuhan Penyeberangan Bolok, Desa Nitneo ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius S.J. Sanam, bersama jajaran pimpinan ASDP dan KSOP.
Metronewsntt.com, Kupang– Pemerintah Kabupaten Kupang resmi menghidupkan kembali konektivitas wilayah Amfoang melalui peluncuran pelayaran perdana KMP Cakalang II rute Bolok–Naikliu dan sebaliknya pada Selasa (17/3/2026).
Momentum bersejarah yang berlangsung di Pelabuhan Penyeberangan Bolok, Desa Nitneo ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius S.J. Sanam, bersama jajaran pimpinan ASDP dan KSOP. Langkah strategis ini menjadi jawaban nyata atas kerinduan masyarakat Amfoang yang selama ini kerap terisolasi akibat terputusnya jalur transportasi darat, terutama di tengah tantangan cuaca ekstrem yang melanda sejak November lalu.
Pembukaan kembali trayek pelayaran ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Perhubungan bersama Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
Dalam sambutannya mewakili Bupati Kupang Yosef Lede, Sekda Mateldius S.J. Sanam menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa operasional feri ini merupakan kebanggaan sekaligus harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Kupang, khususnya di wilayah Amfoang, untuk mendapatkan akses mobilitas dan distribusi barang yang lebih lancar dan aman.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang, Frits Kuhurima, menjelaskan bahwa kehadiran KMP Cakalang II sangat krusial mengingat kondisi iklim di Amfoang Utara, Timur, Barat Laut, hingga Barat Daya saat ini kurang kondusif bagi transportasi darat.
Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memanfaatkan layanan ini secara optimal. Upaya ini dilakukan guna memastikan keberlanjutan operasional kapal agar tidak kembali terhenti akibat minimnya jumlah penumpang seperti yang pernah terjadi di masa lalu.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas pada pelayaran perdana ini. Ambrosius, salah seorang penumpang rute Naikliu–Kupang, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas upaya penyediaan armada feri ini.
Ia mengaku sangat terbantu dan berharap layanan transportasi laut ini dapat terus beroperasi secara konsisten guna mendukung aktivitas ekonomi serta pelayanan sosial bagi seluruh masyarakat di wilayah Amfoang dan sekitarnya.(mnt)