Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis
Metronewsntt.com, Kupang – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil langkah nyata dalam memperkuat ekosistem wirausaha lokal melalui program NTT NEXTPreneur: Kreatif di Timur, Kompetitif di Mana Pun.
Kegiatan yang digelar melalui program Inkubasi UMKM di Café Petir, Kota Kupang, Selasa (3/3/2026) ini, menekankan pentingnya integrasi antara kemandirian usaha, adaptasi digital, dan perlindungan legalitas agar produk lokal NTT mampu bersaing di kancah nasional maupun global.
Ketua Gekrafs NTT, Serena C. Francis, dalam sambutannya menegaskan bahwa kebangkitan ekonomi kreatif di NTT harus dimulai dari keberanian untuk berdiri di atas kaki sendiri.
Serena yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Kupang tersebut mengaku bangga melihat antusiasme anak muda, khususnya remaja putri, yang sudah mulai berdaya dan mau memajukan ekonomi keluarga. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki NTT saat ini harus dibarengi dengan pengelolaan usaha yang profesional dan kesadaran hukum yang tinggi.
Salah satu fokus utama dalam dorongan Gekrafs NTT kali ini adalah pendaftaran merek sebagai langkah strategis perlindungan karya.
Serena menekankan bahwa memiliki brand yang terdaftar bukan sekadar memegang selembar kertas, melainkan jaminan perlindungan untuk masa depan bisnis. Dari target awal 50 peserta, kegiatan ini justru diikuti oleh 65 pelaku UMKM, yang membuktikan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aspek legalitas usaha terus meningkat.
Untuk mendukung hal tersebut, Gekrafs NTT berkomitmen membangun kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM dalam menyediakan kuota pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku usaha yang telah lolos proses kurasi.
Namun, Serena juga memberikan pesan tegas bahwa bantuan pemerintah bukanlah satu-satunya jalan menuju sukses. Ia mengingatkan para pelaku UMKM untuk tidak hanya menunggu uluran tangan, melainkan harus proaktif bergerak, mendaftarkan usaha secara mandiri, dan membangun pondasi bisnis yang kokoh.
Semangat kemandirian ini menjadi ruh utama dari organisasi Gekrafs yang di tingkat pusat dibina langsung oleh Sandiaga Uno bersama deretan tokoh nasional lainnya. Di NTT sendiri, Gekrafs terus memperluas kepengurusan ke tingkat kabupaten/kota untuk memperkuat pembinaan berbasis komunitas.
Guna memberikan bekal teknis yang nyata, kegiatan NTT NEXTPreneur ini menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi NTT yang membawakan materi pengenalan hingga simulasi pembuatan HKI.
Selain edukasi hukum, para peserta juga mendapatkan suntikan inspirasi dari Allen Blegur, pemilik Batampias.id. Sebagai pelopor clothing line berbasis budaya NTT, Allen membagikan kisah perjuangannya dalam membangun brand lokal hingga dikenal luas. Testimoni tersebut memperkuat pesan bahwa produk dari Timur memiliki daya saing tinggi asalkan dikelola dengan serius dan terlindungi secara hukum.
Sebagai penutup, Ketua Gekrafs NTT menyerahkan penghargaan kepada para narasumber atas kontribusi besar mereka dalam mendukung penguatan ekosistem UMKM di Bumi Flobamora.(mnt)