Pose bersama
Metronewsntt.com, Kupang---Semangat sportivitas dan ambisi untuk menjadi tuan rumah turnamen bola voli bergengsi menyelimuti Kabupaten Sikka. Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago (JPYK), secara resmi menyatakan kesiapan daerahnya untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Ben Mboi Memorial Cup (BMMC) Edisi ke-2 pada tahun 2026.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bupati Juventus saat menyaksikan laga sengit tim putra Kabupaten Sikka melawan Kota Kupang 1, pada pertandingan penentu Grup A di Kupang. Laga tersebut dimenangkan tipis oleh Kota Kupang 1 dengan skor 3-2.
"Kami harus mengakui ketangguhan tim Kota Kupang yang berhasil memenangkan laga ini. Namun, semangat kami tidak padam," ujar Bupati Juventus. "Justru, ini menjadi momentum bagi kami untuk bersiap. Kami siap dan berharap Pengprov PBVSI NTT dapat mempercayakan Kabupaten Sikka, Nian Tana, sebagai tuan rumah BMMC edisi ke-2 di tahun 2026."
Meskipun kalah dalam laga terakhir tersebut, tim putra Kabupaten Sikka berhasil mengamankan posisi sebagai runner-up Grup A dan berhak melaju ke babak 8 Besar BMMC tahun 2025. Sebelumnya, dalam "Derbi Flores" yang dramatis, Sikka berhasil menundukkan tim putra Ende dengan skor telak 3-0.
Sebagai mantan Presidium PMKRI Pusat, JPYK mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan timnya. "Kami menyadari bahwa persiapan tim kami minim, tetapi keberhasilan lolos ke babak 8 besar ini adalah sebuah kebanggaan besar, terutama bagi seluruh masyarakat Nian Tana Sikka," tambahnya. Ia berharap tim Sikka akan terus menunjukkan taji dan semangat juangnya di babak-babak selanjutnya.
Turnamen Ben Mboi Memorial Cup edisi pertama tahun 2025 ini diikuti oleh 11 kabupaten/kota se-NTT, termasuk Kota Kupang selaku tuan rumah, Kabupaten Kupang, TTS, Sabu Raijua, Ende, SBD, Ngada, TTU, Alor, Sumba Timur, dan Sikka.
Ketua Panitia BMMC 2025, Ivan R. Rondo, mengonfirmasi bahwa pertandingan memasuki fase krusial. Babak Perempat Final akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 15 Desember pukul 16.00 WITA di Lapangan Indoor GOR Oepoi Kupang dengan harga tiket masuk penonton Rp10.000. Sementara itu, Grand Final akan dilangsungkan pada 16 Desember 2025 dengan tiket masuk Rp20.000.
Panitia menjanjikan acara yang lebih meriah untuk babak perempat final hingga final dengan menghadirkan pertunjukan hiburan (entertainment) yang menarik, termasuk Modern Dance Competition antar pelajar SMA/SMK se-Kota Kupang, serta penampilan Live DJ, Band, dan Local Talent.(mnt)