WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Arsjad Rasjid Pimpin KPOTI 2025–2030, Misi Memajukan Permainan Tradisional Indonesia ke Panggung Dunia

Metronttdewa.com 17-11-2025 || 09:20:53

Pettunjukna permainan tradisonal Gasing yang ditunjukkan utusan dari NTT, Goris Takene di Jakarta

Metronewsntt.com, Jakarta---Pengusaha nasional dan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, memimpin Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) periode 2025–2030 setelah terpilih sebagai calon tunggal dalam Munas II. 

Arsjad membawa visi besar untuk mengangkat permainan rakyat Indonesia ke level nasional dan internasional.

 Agenda utamanya adalah membangun Museum Permainan dan Olahraga Tradisional Indonesia, yang akan hadir dalam bentuk fisik dan digital.

 Arsjad menjelaskan bahwa museum ini akan menjadi pusat pengetahuan, dokumentasi, edukasi, dan inovasi, bukan sekadar tempat penyimpanan budaya.

 Ia menekankan bahwa dari permainan rakyat lahir nilai gotong royong, sportivitas, dan rasa kebangsaan. Menurutnya, permainan Indonesia memiliki potensi global—seperti congklak, gundu, atau sepak takraw—untuk populer di dunia layaknya Squid Game yang mempopulerkan permainan tradisional Korea.

 Pelestarian ini juga dilihat sebagai peluang ekonomi bagi UMKM dan industri kreatif. Dukungan kuat mengalir dari daerah, termasuk KPOTI Maluku yang menyebut visinya visioner, dan KPOTI NTT yang menyambut baik pendekatan modern yang dibawa Arsjad.

 Ketua KPOTI NTT, Sandro Wanga, percaya kepemimpinan Arsjad akan memberikan panggung lebih luas bagi permainan tradisional yang mengandung nilai kearifan lokal.

 Arsjad menegaskan filosofi "menyinari kesejahteraan" yang ia bawa ke KPOTI, mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali permainan rakyat demi masa depan Indonesia, sekaligus memperkuat karakter bangsa dan memajukan ekonomi kreatif.(mnt)


Baca juga :

Related Post